kaos anak

Jenis Bahan Dan Tips Memilih Kaos Anak

Karena mudah berkeringat, mengenakan kaos menjadi pilihan yang paling tepat bagi anak-anak, terutama saat sedang bermain. Kaos untuk anak-anak memang dibuat senyaman dan sesimple mungkin, tetapi tetap terlihat stylish dan casual. Jika ingin terlihat lebih stylish, Anda dapat memadumadankan kaos anak dengan pakaian lain, seperti jaket atau sweater, dan aksesori, seperti jam tangan anak-anak, kacamata, dan topi.

Di pasaran, ukuran kaos untuk anak-anak memiliki ukuran standar. Meskipun demikian, ada juga kaos yang tidak mengikuti ukuran standar karena permintaan khusus dari konsumen yang bersangkutan. Ukuran standar kaos untuk anak-anak dapat dibagi menjadi lima, yaitu ukuran S dengan panjang 40 cm dan lebar 30 cm, ukuran M dengan panjang 46 cm dan lebar 34 cm, ukuran L dengan panjang 52 cm dan lebar 38 cm, ukuran XL dengan panjang 58 cm dan lebar 42 cm, dan ukuran XXL dengan panjang 60 cm dan lebar 44 cm.

6 Jenis Bahan Kaos Untuk Anak

Anak-anak memang mudah sekali berkeringat saat beraktivitas. Agar anak-anak tetap merasa nyaman saat beraktivitas, Anda harus memerhatikan bahan kaos yang mereka kenakan. Berikut ini adalah enam bahan kaos untuk anak yang nyaman dikenakan.

1. Cotton

Cotton atau katun menjadi bahan kaos yang paling banyak digunakan untuk membuat kaos anak. Selain mudah menyerap keringat, bahan kaos ini juga dingin, halus, lembut, dan nyaman sehingga tidak menimbulkan iritasi pada kulit saat bergesekan dengan kaos. Jenis bahan cotton dapat dibagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

1.1. Cotton Bamboo

Ternyata, bahan kaos yang terbuat dari katun dan serat bambu ini antiserangga dan antibakteri. Ciri-ciri dari bahan cotton bamboo ini adalah elastis, lebih lembut, lebih ringan, lebih sejuk meskipun dikenakan saat matahari terik, dan tahan lama.

1.2. Cotton Carded

Bahan cotton carded jarang digunakan untuk membuat kaos anak karena seratnya kurang halus dan kurang rata. Hal ini membuat jahitan kaos cotton carded tidak tertata dengan baik sehingga terlihat tidak rapi.

1.3. Cotton Combed

Cotton combed adalah jenis bahan yang paling sering digunakan untuk membuat kaos anak dan kaos distro karena dapat menyerap keringat dengan baik, dingin, dan nyaman dikenakan. Serat yang ada di dalamnya sangat halus dan rata sehingga kaos berbahan cotton combed terlihat lebih rapi.

1.4. Cotton Fleece

Bahan kaos cotton fleece terbuat dari campuran katun sebanyak 80% dan serat wol sebanyak 20%. Ciri-ciri dari cotton fleece adalah nyaman dikenakan, hangat, lebih lembut, lebih ringan, dan mampu menyerap air (keringat) sebanyak 1% dari beratnya. Kemampuan cotton fleece untuk menyerap air ini disebut dengan hidrofobik.

1.5. Cotton Single Knit

Kaos cotton single knit hanya memiliki satu rajutan jarum dengan permukaan atas dan bawah kain rata sehingga tidak dapat dibolak-balik saat dikenakan. Hasil rajutan dari jenis bahan ini lebih padat, tidak terlalu lentur, dan lebih rapat.

1.6. Cotton Double Knit

Kaos cotton double knit memiliki rajutan jarum ganda sehingga dapat dibolak-balik saat dikenakan. Ciri-ciri kaos berbahan cotton double kit adalah memiliki ketebalan yang melebihi cotton combed dan cotton carded, dapat menyerap keringat dengan sempurna, lebih halus, dan lebih lembut. Selain itu, rajutannya lebih kenyal, lebih lentur, dan tidak rapat.

1.7. Cotton Rib

Kaos yang menggunakan bahan cotton rib dapat dilihat dari ciri-cirinya, seperti memiliki elastisitas yang tinggi, memiliki permukaan ganda yang sama untuk bagian atas dan bawah, serta memiliki kelenturan ke arah panjang dan lebar. Selain digunakan untuk membuat kaos, cotton rib juga digunakan untuk membuat manset, singlet, atau sweater.

1.8. Cotton Woven

Bahan kaos cotton woven terbuat dari dua benang yang dianyam atau ditenun. Ciri-ciri dari bahan ini adalah hanya dapat digunakan pada satu permukaan serta permukaan kain atas dan bawahnya rata. Selain itu, rajutannya lebih padat, tidak elastis, dan lebih rapat.

2. CVC (Cotton Viscose)

Bahan kaos CVC terbuat dari campuran viscose sebanyak 45% dan cotton combed sebanyak 55%. Ciri-ciri dari bahan CVC adalah dapat menyerap keringat dan tingkat susut polanya (shrinkage) lebih kecil.

3. Hyget

Bahan kaos hyget terbuat dari plastik sehingga hasilnya sangat tipis. Biasanya, kaos dengan bahan hyget diproduksi secara massal dengan dana terbatas.

4. PE (Polyester)

Bahan kaos PE terbuat dari bahan ester sehingga tidak dapat menyerap keringat. Ciri-ciri dari bahan ini adalah tidak nyaman dikenakan karena sangat panas, lebih kasar, dan lebih tipis.

5. TC (Teteron Cotton)

Bahan kaos TC terbuat dari campuran polyester sebanyak 65% dan cotton combed sebanyak 35% sehingga kurang dapat menyerap keringat dan mudah terasa panas saat dikenakan. Meskipun demikian, kaos berbahan TC tidak mudah melar dan tidak mudah kusut.

6. Viscose

Bahan kaos viscose sering disebut juga dengan rayon dan terbuat dari serat sintesa celulosa organic yang biasa digunakan untuk membuat kain. Bahan ini digunakan untuk menambah tingkat kecerahan warna dan kenyamanan pada serat sintetis.

6 Tips Memilih Kaos Untuk Anak

Meskipun anak-anak gemar mengenakan kaos untuk melakukan aktivitas sehari-hari, terutama saat bermain, Anda tidak boleh asal memilih kaos anak. Berikut ini adalah enam tips memilih kaos untuk anak.

1. Meminta Pendapat Anak

Sebelum memutuskan untuk memilih kaos anak, alangakah baiknya jika Anda meminta pendapat pada anak karena kaos tersebut akan dikenakan olehnya. Saat anak tidak menyetujui pilihan Anda, mintalah alasannya dan Anda tidak dapat memaksanya.

2. Bahan Yang Berkualitas

Kaos dengan bahan berkualitas akan membuat anak-anak nyaman mengenakannya. Selain seratnya yang halus dan lembut, bahan berkualitas juga dapat menyerap keringat dengan baik sehingga anak-anak tidak mengalami iritasi kulit.

3. Model Yang Simple Dan Sesuai Dengan Usia

Model kaos yang simple dan sesuai dengan usia akan membuat anak-anak lebih nyaman mengenakannya. Hindari memilih kaos dengan banyak corak atau hiasan yang justru akan membuat anak-anak terlihat lebih dewasa.

4. Tidak Mudah Luntur

Jika mengenakan kaos bergambar atau berwarna, pilihlah kaos yang tidak mudah luntur. Hal ini untuk menghindari warna yang luntur menempel di tangan anak-anak dan dapat mengenai benda-benda di sekitarnya, seperti makanan.

5. Ukuran Yang Sesuai

Memilih kaos anak yang sesuai dengan ukuran tubuh akan membuat anak-anak nyaman mengenakannya. Jika terlalu sempit atau terlalu pas di tubuh, mereka akan sulit bergerak dan mudah berkeringat. Jika terlalu besar, mereka akan kerepotan, bahkan kemungkinan besar akan terlilit kaos yang dikenakan.

6. Warna Yang Cerah

Anak-anak identik dengan keceriaan. Untuk menambah kesan ceria, pilihlah kaos anak-anak dengan warna cerah. Selain itu, warna cerah dapat memudahkan Anda untuk melihat kotoran yang menempel sehingga kaos tersebut dapat segera diganti. Kaos anak memang sangat cocok dikenakan kapan saja dan di mana saja, terutama saat sedang bermain. Selain dapat menyerap keringat dengan baik, kaos untuk anak juga harus terbuat dari bahan berkualitas dan sesuai dengan ukuran tubuh anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *